Mitigasi

Tercatat BMKG, ​Sukabumi Diguncang Gempa Empat Kali dalam 12 Jam Dirasakan Warga di Simpenan

×

Tercatat BMKG, ​Sukabumi Diguncang Gempa Empat Kali dalam 12 Jam Dirasakan Warga di Simpenan

Sebarkan artikel ini
Kompilasi info gempa dari BMKG yang tercatat di laut wilayah Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026). INILAHSUKABUMI.COM/INFO BMKG

INILAHSUKABUMI.COM – Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, dilanda rangkaian gempa bumi tektonik yang cukup intens pada Jumat (10/7/2026).  Tercatat sebanyak empat kali gempa bumi mengguncang kawasan tersebut dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.

​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, rangkaian gempa ini memiliki magnitudo bervariasi mulai dari 2,6 hingga 3,7.

Seluruh pusat gempa (episentrum) terpantau berada di laut selatan Sukabumi, sekitar wilayah Kecamatan Tegalbuleud.

Baca juga : Gempa M 3,7 Episenter di Tegalbuleud Sukabumi Dirasakan di Simpenan Diawali Suara Gemuruh

​Hingga Jumat siang, otoritas setempat memastikan tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rentetan gempa ini.

​Kronologi Rangkaian Gempa

​Berdasarkan data resmi BMKG, berikut adalah rincian aktivitas gempa yang terjadi pada hari ini:

​Pukul 00.11 WIB: Magnitudo 2,9.7 Lokasi 7.54 LS – 106.48, 61 km selatan Kabupaten Sukabumi (kedalaman 31 km).

​Pukul 01.00 WIB: Magnitudo 2,6. Lokasi 7.54 LS – 106.48 BT, 62 km selatan Kabupaten Sukabumi (kedalaman 33 km).

​Pukul 08.58 WIB: Magnitudo 3,2. Lokasi 7.46 LS – 106.77 BT, 57 km tenggara Kabupaten Sukabumi (kedalaman 30 km).

​Pukul 11.57 WIB: Magnitudo 3,7. Lokasi 7.48 LS – 106.74 BT, 59 km selatan Kabupaten Sukabumi (kedalaman 35 km).

“Saya merasakan kecil guncangannya sebelum berjamaah salat jumatan,” aku Rudi Imelda warga wilayah Kecamatan Simpenan.

​Imbauan BMKG untuk Masyarakat

​BMKG menegaskan bahwa parameter gempa tersebut merupakan hasil pengolahan data awal yang mengutamakan kecepatan penyampaian informasi.

Baca juga : Update : Gempa M 3,7 Tegalbuleud Sukabumi, Dipicu Sesar Aktif Bawah Laut

Oleh karena itu, data sewaktu-waktu dapat berubah seiring masuknya data tambahan yang lebih lengkap.

​Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

​”Kami meminta masyarakat agar selalu memantau kanal informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan untuk menghindari kepanikan,” tulis keterangan resmi BMKG.

​Bagi warga Sukabumi dan sekitarnya, disarankan untuk selalu waspada dan tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang guna mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan.

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *