Kabupaten Sukabumi

Irigasi Baru Mantap 54 Persen, DPU Kabupaten Sukabumi Genjot Kapasitas P3A demi Ketahanan Pangan

×

Irigasi Baru Mantap 54 Persen, DPU Kabupaten Sukabumi Genjot Kapasitas P3A demi Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus menyampaikan sambutan pada Pelatihan Penguatan Peran Serta P3A dan GP3A di kawasan Situ Sukarame, Desa/Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026). INILAHSUKABUMI.COM/DOK : PEMKAB SUKABUMI

INILAHSUKABUMI.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah strategis di tengah keterbatasan anggaran dengan memperkuat kapasitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).

Langkah ini difokuskan untuk mendongkrak efektivitas pengelolaan jaringan irigasi sekaligus menopang Program Strategis Nasional ketahanan pangan.

​Kegiatan penguatan kapasitas tersebut digelar di Situ Sukarame, Desa/Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

​Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengungkapkan kegiatan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berbasis kinerja.

Artinya, setiap program wajib dipertanggungjawabkan serta memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para petani.

Baca juga : Sukses Sukabumi Raih Juara 2 Nasional Swasembada Pangan, Bupati Asep Japar: Ini Berkat ‘Jurus’ Mitra Cai

​”Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas P3A dan GP3A dalam mengelola sumber daya air. Irigasi merupakan urat nadi pertanian sehingga perlu dikelola dengan baik agar manfaatnya lebih panjang,” ungkap Uus kepada awak media di Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

​Tidak hanya sebatas pembinaan teknis, pemerintah daerah berkomitmen memberikan fasilitas perlindungan asuransi, insentif, hingga dukungan sarana dan prasarana lapangan bagi para pengelola irigasi.

DPU menilai, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam merawat jaringan yang ada.

Tantangan Anggaran dan Strategi Pemeliharaan Berkelanjutan

​Di balik optimisme tersebut, DPU Kabupaten Sukabumi mengakui masih menghadapi tantangan berat berupa keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Berdasarkan data terkini, tingkat kemantapan jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Sukabumi baru mencapai 54 persen. Artinya, masih ada 46 persen jaringan irigasi yang membutuhkan penanganan serta peningkatan infrastruktur.

​Untuk menyiasati kondisi tersebut, DPU menerapkan strategi ganda: membangun infrastruktur irigasi berkualitas tinggi sekaligus menggalakkan pemeliharaan secara berkelanjutan.

Baca juga : Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Ajak ASN Bersatu dan Berjuang Demi Kepentingan Rakyat

​”Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, strategi kami adalah membangun irigasi yang berkualitas sekaligus memastikan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan,” jelas Uus.

“Harapannya, distribusi air ke lahan pertanian semakin optimal, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” sambung dia.

​Melalui sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah daerah, penguatan P3A dan GP3A ini diharapkan mampu memaksimalkan fungsi irigasi.

Pada akhirnya, langkah progresif ini bermuara pada terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berdaya saing, dan berkah. (ADV)

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *