INILAHSUKABUMI.COM – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Parungkuda, tepatnya di Kampung Pangadegan RT 20 RW 09, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 15.00 WIB, Rabu (5/11/2025)
Tiga kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut yakni sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi F 6065 VY, truk Mitsubishi Ragasa Z 8597 NL, dan truk Hino tronton B 9683 PYW. Akibat kejadian ini, satu orang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Ena Supriatna (54) melaju dari arah Sukabumi menuju Parungkuda. Saat hendak menyalip truk Hino tronton di depannya, motor korban diduga menyenggol bemper truk sehingga oleng ke kanan jalan.
“Pada saat bersamaan, datang truk Mitsubishi Ragasa dari arah berlawanan yang dikemudikan Darmawan (29) bersama penumpangnya Andri (23). Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Wangsit kepada inilahsukabumi.com.
Usai kejadian, pengemudi truk Hino tronton yang belum diketahui identitasnya melarikan diri dari lokasi.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh, termasuk pinggang, paha kanan, dan pergelangan kaki kanan. Sementara pengemudi dan penumpang truk Mitsubishi Ragasa dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Petugas Satlantas Polres Sukabumi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, dan melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk Hino yang melarikan diri. Arus lalu lintas sempat tersendat namun kembali normal setelah kendaraan berhasil dipinggirkan dari badan jalan.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari pengemudi truk Hino yang meninggalkan lokasi. Korban luka sudah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan,” tutup Wangsit.












