Berita UtamaKabupaten Sukabumi

25 Siswa SD di Cidadap Sukabumi Diduga Keracunan Jajanan Kerang Hijau

×

25 Siswa SD di Cidadap Sukabumi Diduga Keracunan Jajanan Kerang Hijau

Sebarkan artikel ini
SD di Cidadap Sukabumi

INILAHSUKABUMI.COM – 25 siswa SD Negeri 2 Cidadap, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan makanan, sekira pukul 08.30 WIB, Senin (1/12/2025). Dugaan sementara, siswa kelas 4, 5 dan 6 ini keracunan setelah mereka mengonsumsi kerang hijau yang dijual pedagang luar sekolah. Kini, pihak Puskesmas sedang uji lab terhadap sampel makanan yang dituding biang masalah itu.

Kepala SDN 2 Cidadap, Jumsoni, mengatakan bahwa peristiwa itu bermula setelah kegiatan upacara bendera. Ketika siswa diarahkan kembali ke kelas, guru memberikan kesempatan untuk membeli jajanan dari pedagang yang berada di masing-masing kelas, termasuk pedagang yang menjual kerang hijau.

“Sekitar 10 menit setelah membeli jajanan, beberapa siswa mulai mengeluh pusing, mual, dan muntah, kemudian masuk ke kelas dalam kondisi lemas,” ujar Jumsoni.

Melihat kondisi siswa yang memburuk, pihak sekolah segera membawa para siswa ke Puskesmas Cidadap. Tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, dan bidan langsung melakukan observasi serta memberikan penanganan intensif.

Kepala Puskesmas Cidadap, Aden Aulia Rahman, menyampaikan bahwa penanganan diberikan sesuai kondisi masing-masing siswa.

“Ada yang harus diinfus, ada yang cukup diberi obat, tergantung kondisi masing-masing anak,” ujarnya.

Seluruh siswa yang mengalami gejala keracunan dinyatakan pulih setelah menerima perawatan medis.

“Alhamdulillah semuanya sudah sembuh dan tidak ada yang harus dirawat secara intensif,” aku Aden.

Pihak sekolah bersama tenaga medis masih menelusuri penyebab pasti keracunan. Dugaan sementara mengarah pada jajanan kerang hijau yang dijual pedagang luar sekolah. Saat ini, sampel makanan sedang dalam emeriksaan lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa terulang. (*)

Reporter: Idam

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *