Kabupaten Sukabumi

Angin Segar untuk Korban Bencana Sukabumi, IndoQatar Siap Bangun 50 Hunian Tetap Layak Huni

×

Angin Segar untuk Korban Bencana Sukabumi, IndoQatar Siap Bangun 50 Hunian Tetap Layak Huni

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sukabumi
Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas

INILAH​SUKABUMI.COM – Harapan baru bagi para penyintas bencana di Kabupaten Sukabumi akhirnya menemui titik terang.

Lembaga kemanusiaan IndoQatar dikabarkan bakal turun tangan membantu pemerintah daerah dalam penyediaan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana yang selama ini masih menanti kepastian tempat tinggal.

​Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara resmi membenarkan rencana kolaborasi tersebut. Pihaknya baru saja melakukan pertemuan intensif dengan perwakilan IndoQatar untuk mematangkan teknis pembangunan.

​”Ya, kami sudah membahasnya. Rencananya, mereka akan membangun 50 unit rumah permanen. Besok lusa, tim dari IndoQatar dijadwalkan akan langsung melakukan survei ke lokasi,” ujar Asep Japar kepada awak media usai pertemuan di Kantor Kecamatan Cibadak, Senin (8/6/2026).

​Rumah Siap Huni dengan Furnitur

​Ada yang menarik dari skema bantuan ini. IndoQatar tidak hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga memastikan rumah tersebut siap huni. Menurut pria yang akrab disapa Asjap ini, 50 unit rumah tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas rumah tangga, termasuk furnitur.

Baca juga : Volume Jalan Rabat Beton di Bantargadung Sukabumi Dipersoalkan Warga, Kades Sebut Anggaran Tak Mencukupi

​”Semuanya dikerjakan oleh tim dari IndoQatar. Pemerintah hanya menyediakan lahannya saja, dan sejauh ini kita sudah menyiapkan lahan yang siap digunakan,” tambah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi tersebut.

​Lokasi Strategis Jadi Percontohan

​Berdasarkan data Pemkab Sukabumi, pembangunan tahap awal ini akan diprioritaskan di dua titik strategis, yakni kawasan Citimu di Kecamatan Bantargadung dan Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

​Khusus untuk wilayah Citimu, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa lokasi tersebut akan dijadikan pilot project atau proyek percontohan hunian tetap di Kabupaten Sukabumi.

Jalan Panjang Menuntaskan Ribuan Hunian

​Meski bantuan 50 unit rumah ini menjadi langkah maju yang signifikan, tantangan ke depan masih cukup besar. Pemkab Sukabumi mencatat setidaknya masih ada kebutuhan pembangunan huntap bagi lebih dari 5.000 kepala keluarga yang tersebar di 39 kecamatan.

Baca juga : ​Hancur Hati Ibu di Surade Sukabumi, Suami Sendiri Tega Nodai Anak Kandung Berusia 11 Tahun

​Dengan keterbatasan anggaran daerah yang ada, Bupati Asep Japar terus mendorong pola kolaborasi lintas sektor. Ia berharap langkah yang diambil IndoQatar ini dapat memicu keterlibatan donatur lainnya untuk peduli terhadap nasib penyintas bencana di Sukabumi.

​”Mudah-mudahan semakin banyak donatur yang tergerak untuk membantu. Karena kita tahu, keterbatasan anggaran pemerintah tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan semangat gotong royong semua pihak,” pungkasnya. (Adv)

Reporter : Idam

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *