Kabupaten Sukabumi

Kabar dari Kasepuhan Cipta Mulya, Wabup Sukabumi : Dokumen Kependudukan Warga Selesai

×

Kabar dari Kasepuhan Cipta Mulya, Wabup Sukabumi : Dokumen Kependudukan Warga Selesai

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sukabumi Andreas secara simbolis menyerahkan bantuan yang diterima Sesepuh Kasepuhan Cipta Mulya Abah Hendrik di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. INILAHSUKABUMI.COM/DOK : HUMAS PEMKAB SUKABUMI

INILAHSUKABUMI.COM – Harapan baru mulai menyelimuti warga Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, usai musibah kebakaran yang menghanguskan permukiman mereka pada Sabtu (25/7/2026) siang.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan percepatan pemulihan pascabencana kini memasuki babak baru, mulai dari penerbitan ulang dokumen kependudukan hingga penyiapan skema rehabilitasi rumah yang selaras dengan tatanan adat.

​Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengungkapkan seluruh proses administrasi darurat telah diselesaikan dalam waktu singkat.

Langkah taktis ini diambil agar penyaluran bantuan keuangan maupun logistik dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat, hingga daerah dapat segera dieksekusi tanpa hambatan birokrasi.

Baca juga : Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di Kasepuhan Cipta Mulya

​”Alhamdulillah seluruh pendataan administrasi sudah selesai,” ungkap Andreas dikutip InilahSukabumi.com dari laman resmi Pemkab Sukabumi, Selasa (28/7/2026).

Kartu Keluarga (KK) sudah dicetak, KTP besok akan diberikan kepada warga. Pendataan penerima manfaat melalui rekening Bank BJB juga sudah rampung sehingga bantuan bisa segera disalurkan.

Fokus Peralihan ke Rehabilitasi Pascabencana

​Setelah memastikan kebutuhan logistik dan sembako selama masa tanggap darurat aman serta mencukupi, Pemkab Sukabumi langsung mengalihkan fokus utama ke tahap pemulihan fisik dan mental penyintas.

​Meski pendataan bangunan yang ludes terbakar telah rampung sepenuhnya, pembangunan fisik rumah warga masih menunggu keputusan resmi dari pihak Kasepuhan adat.

Langkah koordinasi ini krusial agar bentuk, struktur, dan lokasi pembangunan tetap mematuhi serta melestarikan nilai-nilai adat Kasepuhan yang sakral.

​Di sektor kesehatan, tim medis dari Puskesmas setempat terus disiagakan di posko darurat.

Berdasarkan laporan terkini, kondisi fisik para penyintas terpantau sehat, sementara trauma psikologis yang sempat melanda sebagian warga berangsur-angsur pulih berkat pendampingan intensif.

Baca juga : Perang Total ! Menteri P2MI Mukhtarudin : Bongkar Jaringan TPPO, Calo Pekerja Migran Bakal Disikat Habis

​Sinergi Lintas Sektor Percepat Pemulihan

​Kecepatan penanganan darurat hingga fase pemulihan ini tidak lepas dari kolaborasi masif lintas instansi.

Pemerintah daerah menggandeng Forkopimcam Cisolok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), tenaga kesehatan, para jaro, sesepuh adat, hingga jejaring relawan lokal.

​”Semua unsur bergerak bersama. Alhamdulillah penanganan berjalan baik dan tim untuk tahap pemulihan juga sudah disiapkan,” pungkas Andreas,

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *