INILAHSUKABUMI.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jembatan Ciganas, perbatasan Desa Nagrak Utara dan Desa Munjul, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (30/12/2025) sekira pukul 14.31 WIB. Satu unit sepeda motor terjun ke sungai sedalam kurang lebih 15 meter, mengakibatkan dua pelajar mengalami luka-luka.
Sepeda motor matik berwarna merah dengan nomor polisi F 5101 UBF tersebut dikendarai oleh Yunis (12), pelajar kelas VI sekolah dasar. Akibat kejadian itu, Yunis mengalami luka sedang. Sementara penumpangnya, Risda (13), siswi kelas VII sekolah menengah pertama, mengalami luka ringan.
Kedua korban diketahui merupakan warga Kampung Lamping, RW 04, Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sepeda motor melaju dari arah Munjul menuju Nagrak. Saat melintasi jalan menurun curam yang langsung berbelok tajam sebelum jembatan, kendaraan diduga kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin. Akibatnya, sepeda motor terjatuh dan terjun ke dasar sungai.
Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait. Kedua korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Nagrak untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapatkan perawatan, korban dipulangkan dan dijemput oleh pihak keluarga.
Petugas P2BK Kecamatan Nagrak, Miky, mengatakan bahwa lokasi Jembatan Ciganas merupakan titik rawan kecelakaan lalu lintas, terutama saat kondisi hujan.
“Jalur Ciganas memiliki turunan curam dan tikungan tajam tepat sebelum jembatan. Saat hujan, jalan menjadi licin dan sangat berbahaya, terutama bagi pengendara yang belum berpengalaman,” ujar Miky kepada inilahsukabumi.com.
Ia menegaskan perlunya peningkatan kewaspadaan pengguna jalan serta perhatian serius dari instansi terkait guna mencegah kecelakaan serupa.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya anak-anak di bawah umur yang belum layak mengendarai sepeda motor. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait untuk upaya pencegahan, seperti pemasangan rambu peringatan dan pengamanan jalan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Idam
Redaktur: Rendi Rustandi












