Kabupaten Sukabumi

DPRD Sukabumi Dorong UMKM Terlibat dalam Program MBG

×

DPRD Sukabumi Dorong UMKM Terlibat dalam Program MBG

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan pentingnya keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sumber Foto: Net/Istimewa
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan pentingnya keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sumber Foto: Net/Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan pentingnya keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan buah dan sayur impor agar program tersebut benar-benar berdampak pada perekonomian masyarakat daerah.

Menurut Ferry, Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga harus menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat melalui penyerapan produk UMKM dan hasil pertanian lokal.

“Program MBG ini tidak boleh hanya bicara soal gizi, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi UMKM dan petani lokal,” ujar Ferry, Rabu (21/1/2026).

Ia menilai penggunaan bahan pangan impor dalam program tersebut justru menutup peluang usaha bagi pelaku UMKM dan petani di daerah. Karena itu, Ferry menegaskan seluruh SPPG wajib memprioritaskan produk lokal dalam penyediaan bahan makanan.

“Kalau menggunakan bahan impor, berarti kita tidak memberi ruang kepada UMKM dan petani kita sendiri. Yang diuntungkan justru importir dan negara lain,” katanya.

Ferry menambahkan, setiap daerah memiliki potensi pangan lokal yang dapat dimanfaatkan dalam Program MBG, seperti pisang, melon, dan berbagai komoditas pertanian lainnya. Produk-produk tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi pilihan utama dalam menu makanan bergizi.

“Kalau di daerah ada pisang, gunakan pisang. Ada melon, gunakan melon. Gunakan buah dan sayur yang dihasilkan UMKM serta petani lokal,” tegasnya.

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Ferry, akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG agar seluruh SPPG konsisten melibatkan UMKM dalam rantai pasok pangan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat bawah.

“Kami akan sampaikan secara tegas agar SPPG tidak lagi menggunakan produk impor dan beralih sepenuhnya ke produk UMKM dan petani lokal,” pungkasnya.  (adv)

Reporter: Karimullah

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *