Kabupaten Sukabumi

Di Pantai Cibuaya Sukabumi, Jasad Pria Berkalung Hitam Ditemukan

×

Di Pantai Cibuaya Sukabumi, Jasad Pria Berkalung Hitam Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Pantai Cibuaya Sukabumi menjadi lokasi penemuan jenazah pria yang terombang-ambing di laut. Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban setelah melakukan penyisiran hingga 2 kilometer ke tengah laut. Sumber Foto: Net/Istimewa
Pantai Cibuaya Sukabumi menjadi lokasi penemuan jenazah pria yang terombang-ambing di laut. Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban setelah melakukan penyisiran hingga 2 kilometer ke tengah laut. Sumber Foto: Net/Istimewa

INILAHSUKABUMI.COMMayat laki-laki ditemukan terapung di perairan Pantai Cibuaya, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (20/1/2026) sore. Jasad tersebut diduga kuat merupakan wisatawan asal Jakarta yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten.

Penemuan jasad ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi telentang dan terombang-ambing di laut. Anggota Polsus DKP Sukabumi, Deris Hermawan, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan mengenakan celana pendek hitam bermotif kotak putih serta sebuah kalung tali hitam.

Menurut Deris, proses evakuasi sempat terkendala arus laut yang membawa jasad kembali ke tengah saat hampir mendekati pesisir. Tim gabungan akhirnya mengerahkan perahu nelayan untuk melakukan penyisiran hingga sejauh 2 kilometer dari bibir pantai.

“Mayat akhirnya ditemukan dalam posisi tengkurap dan berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 18.00 WIB,” ujar Deris dalam keterangannya kepada awak media.

Operasi evakuasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI AL Ujunggenteng, Polsek Ciracap, Puskesmas Ciracap, Pemerintah Desa Pangumbahan, Babinsa Pangumbahan Koramil Surade, Lifeguard Pantai Cibuaya, Polsus KKP, UPP Syahbandar, serta rukun nelayan setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh P2BK Ciracap, jasad tersebut diduga adalah warga Jakarta yang mengalami kecelakaan laut di Pantai Sawarna pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Kesamaan ciri fisik, pakaian, serta aksesori kalung yang dikenakan memperkuat dugaan identitas tersebut.

Guna kepentingan identifikasi lebih lanjut, jenazah korban kini telah dibawa ke RSUD Jampangkulon. Pihak berwenang tengah berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak kepolisian Lebak untuk memastikan identitas jasad tersebut secara resmi. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *