INILAHSUKABUMI.COM – Lurah Cibadak, Ridwan Kurniawan, menyoroti pelaksanaan pembagian Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang dilakukan oleh Kantor Pos Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menyusul insiden meninggalnya seorang warga saat mengantre bantuan tersebut, Selasa (30/12/2025).
Ridwan menyebut, pihak kelurahan dan kecamatan tidak menerima sosialisasi maupun koordinasi teknis dari Kantor Pos terkait mekanisme penyaluran BLT Kesra, sehingga pelaksanaan di lapangan dinilai kurang optimal.
“Tidak ada sosialisasi atau koordinasi ke desa maupun ke kecamatan. Kami hanya diberi informasi pembagian saja tanpa penjelasan teknis. Dari awal memang seperti itu, kami hanya membantu secara sukarela,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi.
Menurutnya, minimnya koordinasi tersebut berdampak pada penumpukan antrean penerima bantuan, karena penyaluran BLT Kesra dilakukan secara bersamaan untuk warga dari tiga kecamatan di satu lokasi.
Ridwan menilai, seharusnya pembagian bantuan sosial dilakukan secara bertahap per kecamatan agar tidak menimbulkan kerumunan dan antrean panjang, terlebih bagi penerima manfaat lanjut usia.
“Antreannya membludak karena mencakup tiga kecamatan sekaligus. Seharusnya dilakukan per kecamatan. Jumlah petugas juga kurang dan tidak sebanding dengan jumlah penerima,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima pihak kelurahan, korban bernama Titin (64), warga Desa Warnajati, diduga mengalami sesak napas dan kelelahan saat mengantre cukup lama sebelum akhirnya pingsan di area loket pembagian BLT Kesra.
Sebelumnya diberitakan, korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak dan mendapatkan penanganan medis berupa resusitasi jantung paru (RJP). Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB.
Meski insiden tersebut terjadi, proses penyaluran bantuan sosial BLT Kesra di Kantor Pos Cibadak tetap dilanjutkan dengan pengamanan dari unsur terkait. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan berlangsung aman dan kondusif. (*)
Reporter: Karimullah
Redaktur: Rendi Rustandi












