INILAHSUKABUMI.COM – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi salah satu informasi yang paling dinantikan masyarakat. Pasalnya, sepanjang tahun 2025 pemerintah tidak membuka seleksi CPNS, sehingga publik menaruh harapan besar pada kemungkinan dibukanya rekrutmen CPNS 2026.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) memberikan sinyal awal terkait peluang tersebut. Menteri PANRB, Rini Widyantini, mengatakan pihaknya telah meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai dengan strategi pembangunan lima tahun ke depan.
“Saya sudah meminta kementerian untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan strategi lima tahun ke depan. Dengan begitu, kita bisa melihat apakah akan ada pertumbuhan positif terhadap jabatan tertentu, pengurangan, atau tetap seperti kondisi saat ini,” ujar Rini, dikutip dari detikFinance, Jumat (26/12).
Saat ini, KemenPANRB masih berfokus pada proses regenerasi aparatur sipil negara (ASN) serta penyelesaian rekrutmen tahun 2024. Meski sebelumnya ditargetkan rampung pada Oktober 2025, hingga kini masih terdapat sejumlah ASN yang belum menerima surat keputusan (SK).
“Target kemarin Oktober, tetapi masih banyak pemerintah daerah yang belum menetapkan SK, khususnya untuk pegawai paruh waktu dan PPPK,” kata Rini.
Rini menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pembukaan rekrutmen CPNS 2026. KemenPANRB masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebelum menetapkan kebijakan lanjutan.
“Kita lihat dulu, karena belum ada arahan dari Bapak Presiden. Ini harus dihitung kembali karena perencanaannya berbasis lima tahunan, dan yang terakhir adalah rekrutmen 2024,” ujarnya.
Sementara itu, informasi mengenai formasi atau posisi yang akan dibuka dalam seleksi CPNS 2026 juga belum diumumkan secara resmi. Namun, salah satu instansi, yakni Kementerian Keuangan, telah memberikan sinyal adanya kebutuhan tambahan pegawai.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebutkan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membutuhkan tambahan tenaga lapangan. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan berencana merekrut sekitar 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia.
“Bea Cukai membutuhkan tenaga lapangan. Kita bisa lihat petugas di berbagai wilayah, sebagian memang karena kekurangan personel. Karena itu, kita akan merekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia,” ujar Purbaya.
Hingga kini, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah terkait kepastian pembukaan CPNS 2026 serta formasi yang akan tersedia. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi










