Kabupaten Sukabumi

Jalan Cidolog–Tegalbuleud Sukabumi Terendam

×

Jalan Cidolog–Tegalbuleud Sukabumi Terendam

Sebarkan artikel ini
Luapan Sungai Cibeureum merendam jalan provinsi ruas Cidolog–Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/1/2026). Sumber Foto: Tangkapan Layar Warga/Istimewa
Luapan Sungai Cibeureum merendam jalan provinsi ruas Cidolog–Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/1/2026). Sumber Foto: Tangkapan Layar Warga/Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi menyebabkan Sungai Cibeureum meluap dan merendam jalan provinsi ruas Cidolog-Tegalbuleud. Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Cibeureum, kawasan hutan jati Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (11/1/2026) pagi.

Kepala Desa Rambay, Yanto, menyampaikan bahwa air mulai meluap sekitar pukul 09.00 WIB. Luapan terjadi akibat meningkatnya debit Sungai Cibeureum setelah hujan deras yang turun sejak pagi hari.

“Air Sungai Cibeureum meluap dan merendam jalan provinsi. Ketinggian genangan mencapai sekitar 15 hingga 20 sentimeter di sepanjang ruas jalan menuju jembatan,” kata Yanto, dikutip dari Sukabumiupdate.com, Minggu (11/1/2026).

Akibat luapan sungai tersebut, arus lalu lintas sementara terganggu. Kendaraan roda dua tidak dapat melintas, baik dari arah Cidolog menuju Tegalbuleud maupun sebaliknya. Arus air yang cukup deras dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

“Untuk sementara sepeda motor belum bisa melintas karena arus air cukup kuat dan menutup badan jalan,” tambah Yanto.

Pemerintah Desa Rambay bersama pihak terkait saat ini masih melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Masyarakat serta pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memanfaatkan jalur alternatif hingga kondisi air kembali surut.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih menutup sebagian ruas jalan provinsi Cidolog–Tegalbuleud. Belum dapat dipastikan kapan akses jalan tersebut dapat kembali dilalui seperti biasa. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *