INILAHSUKABUMI.COM – Longsor menutup total akses jalan utama lima desa, di Kampung Lio RT 04 RW 01, Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (15/12/2025) sekira pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, untuk sementara aktivitas masyarakat di lima desa terganggu.
Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman, mengatakan longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak dini hari. Ia menyebutkan, sebelum longsor terjadi, sekitar pukul 04.30 WIB, satu unit angkutan umum masih sempat melintas di lokasi kejadian.
“Namun, angkutan berikutnya sudah tidak bisa melewati jalan tersebut karena material longsor menutup seluruh badan jalan,” kata Dirman saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di jalur tersebut. Padahal, jalan itu merupakan akses utama penghubung lima desa, yakni Desa Sirnajaya, Bantarkalong, Mekarjaya, Hegarmanah, dan Desa Tarisi.
“Khusus untuk Desa Tarisi, akses transportasi masih sangat bergantung pada jalur ini karena jembatan yang sedang dibangun belum selesai,” ujarnya.
Akibat tertutupnya jalan, akses transportasi warga dari dan menuju lima desa terputus total. Warga yang hendak berangkat bekerja ke pabrik maupun anak-anak yang akan berangkat ke sekolah tidak dapat melintas.
“Sementara ini kami bersama warga melakukan penanganan secara manual dengan bergotong royong sambil menunggu alat berat. Informasinya, alat berat masih dalam perjalanan,” tambah Dirman.
Dirman memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sempat terjadi antrean kendaraan yang hendak melintas dan terpaksa diputar balik karena kondisi jalan tidak memungkinkan.
Ia berharap penanganan longsor dapat segera diselesaikan agar akses lalu lintas kembali normal. Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, khususnya curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana alam.
“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, dan berharap penanganan longsor ini dapat segera diselesaikan agar aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkas Dirman.
Reporter: Karimullah
Redaktur: Rendi Rustandi












