INILAHSUKABUMI.COM – Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat Wilayah Pelayanan Sukabumi di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi, digeruduk puluhan massa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Sukabumi (FKMASI), Selasa (14/7/2026) siang.
Aksi massa ini mengusung berbagai permasalahan, selain persoalan jalan provinsi juga menyangkut dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas BMPR dalam praktik judi online (judol).
Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung damai sempat diwarnai aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan aparat kepolisian dari Polres Sukabumi Kota. Massa yang memaksa masuk ke halaman gedung utama sempat tertahan oleh barikade petugas.
Ketegangan mereda saat dua perwakilan Dinas BMPR Jawa Barat Wilayah Sukabumi, yakni Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan, Rachmat Rustandi, dan Kepala Subag TU, Dola Adrena Iskandar, bersedia menemui massa untuk berdialog.
Baca juga : Penemuan Kerangka di Sagaranten Sukabumi, Pakaian Merah dan Kaus Hitam Jadi Petunjuk Utama
Dalam dialog tersebut, orator aksi, Hamdan Maulana Hamid, secara tegas mencecar perwakilan dinas terkait isu judol yang tengah menjadi sorotan publik.
”Pak, saya ingin menanyakan di sini ada atau tidak pegawai ataupun ASN yang bermain judi online. Berapa orang?” cecar Hamdan di depan perwakilan dinas.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Dola Adrena Iskandar memberikan jawaban singkat yang mengejutkan massa. Ia mengakui adanya indikasi tersebut, namun mengarahkan mahasiswa untuk menempuh jalur resmi.
”Ada, silakan datanya ke Inspektorat,” jawab Dola singkat.
Para demonstran pun terus berorasi bahkan meminta data pegawai yang ada di lingkungan Dinas BMPR Jawa Barat Wilayah Sukabumi. Namun permintaan tersebut ditolak perwakilan tidak berwenang memberikan data kepegawaian.
Massa aksi terus merangsek hingga akhirnya menyampaikan aspirasinya di halaman tepat di pintu masuk gedung Kantor Dinas BMPR Jawa Barat Wilayah Sukabumi dengan pengawalan kepolisian.
Redaktur : Budiyanto


