Ekonomi

BPR Sukabumi Cabang Cicurug Dorong Warga Tinggalkan Bank Emok, Tawarkan Kredit Berbunga Ringan

×

BPR Sukabumi Cabang Cicurug Dorong Warga Tinggalkan Bank Emok, Tawarkan Kredit Berbunga Ringan

Sebarkan artikel ini
Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug, Andria Kemal. Foto: Istimewa
Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug, Andria Kemal. Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – Praktik pinjaman kelompok atau yang dikenal dengan istilah bank emok masih menjadi persoalan di Kabupaten Sukabumi. Di kawasan industri Kecamatan Cicurug, misalnya, masih banyak masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga karyawan pabrik, yang terjebak pinjaman berbunga tinggi sehingga kesulitan mengatur kondisi keuangannya.

Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cicurug, Andria Kemal, mengatakan kondisi tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengajukan kredit ke BPR setelah sebelumnya memiliki pinjaman dari bank emok, lembaga pembiayaan nonperbankan, maupun pinjaman perorangan dengan bunga tinggi.

“Kalau bank emok kebanyakan menyasar pelaku UMKM. Di Cicurug juga masih banyak. Sementara pinjaman berbunga tinggi lebih banyak dialami karyawan pabrik. Mereka datang ke BPR untuk menutupi pinjaman tersebut,” ujar Andria.

Menurutnya, BPR tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mengedukasi nasabah agar tidak memiliki pinjaman di banyak tempat. Selama usaha nasabah masih berjalan, pihaknya menilai kondisi tersebut masih dapat ditangani melalui pengelolaan pembiayaan yang lebih terarah. BPR juga melakukan pendampingan, termasuk layanan penjemputan tabungan harian maupun dua harian untuk membantu nasabah memenuhi kewajiban angsurannya.

“Kalau usahanya masih berjalan biasanya tidak menjadi masalah. Kami arahkan agar pinjaman cukup di satu lembaga keuangan saja, jangan sampai memiliki utang di banyak tempat. Selain itu, kami juga melakukan monitoring terhadap nasabah,” jelasnya.

Sebagai alternatif pembiayaan yang lebih aman, Perumda BPR Sukabumi menyediakan sejumlah produk kredit, di antaranya Kredit PRIMAS yang mendapat subsidi bunga dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi sehingga nasabah hanya mengembalikan pokok pinjaman.

“Selain itu, tersedia juga Kredit Mikro dengan bunga 0,5 persen per bulan yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh modal usaha maupun kebutuhan produktif tanpa harus bergantung pada pinjaman berbunga tinggi,” pungkasnya. (adv)

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *