INILAHSUKABUMI.COM – Upaya mitigasi bencana di Kabupaten Sukabumi kini memasuki babak baru. Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Yayasan Saka Warga Indonesia resmi meluncurkan aplikasi WargaSiaga pada Selasa (7/7/2026).
WargaSiaga sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang khusus untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dan relawan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) dalam menghadapi ancaman bencana.
Aplikasi ini menjadi terobosan digital pertama di Sukabumi yang memungkinkan warga berinteraksi langsung dengan sistem AI layaknya berbicara dengan mentor kebencanaan.
Direktur Yayasan Saka Warga Indonesia sekaligus pengembang aplikasi, Alfan Kasdar, menjelaskan bahwa WargaSiaga hadir sebagai “pendamping digital” yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar.
Baca juga : Warga Sukabumi Minim Donor, PMI Terpaksa Cari Darah Hingga ke Luar Kota
”WargaSiaga bukan sekadar aplikasi informasi biasa. Dengan teknologi AI, pengguna bisa bertanya langsung seputar potensi risiko di wilayahnya, langkah mitigasi, hingga prosedur tanggap darurat,” jelas Alfan dalam keterangan pers yang diterima InilahSukabumi.com, Selasa (7/7/2026).
“Sistem akan memberikan jawaban serta rekomendasi yang relevan sesuai konteks kebencanaan di lapangan,” sambung dia.
Sasar 7 Desa Rawan Bencana
Pada tahap peluncuran perdana, aplikasi ini diimplementasikan di tujuh desa yang berada di lima kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Wilayah ini dipilih karena merupakan area dampingan program kesiapsiagaan relawan SIBAT.
Adapun tujuh desa tersebut meliputi:
Kecamatan Gegerbitung: Desa Ciengang, Kecamatan Nyalindung: Desa Sukamaju, Kecamatan Purabaya: Desa Citamiang, Desa Margaluyu, dan Desa Cimerang,
Kecamatan Cidolog: Desa Tegallega, Kecamatan Curugkembar: Desa Bojongtugu
Transformasi Digital Mitigasi Bencana
Inovasi ini lahir dari pengalaman panjang relawan SIBAT dalam mendampingi masyarakat di wilayah rawan bencana. Alfan menekankan bahwa ketergantungan pada pelatihan tatap muka kini bisa dikurangi dengan pembelajaran mandiri melalui teknologi.

Fitur Unggulan dalam Aplikasi WargaSiaga
Selain menghadirkan fitur AI Coach, WargaSiaga juga dilengkapi berbagai layanan pendukung kesiapsiagaan, seperti informasi risiko bencana, panduan mitigasi.
Baca juga : Detik-Detik Penyelamatan Dramatis Balita dari Kobaran Api di Palabuhanratu, Sang Ibu Gugur
Standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan, penyusunan rencana aksi desa, hingga materi edukasi yang dapat dipelajari secara mandiri oleh masyarakat maupun relawan.
”Visi besar kami adalah menekan dampak bencana semaksimal mungkin. Ketika warga memahami risikonya dan tahu langkah yang harus dilakukan, maka kemandirian masyarakat akan tercipta,”
“Kami berharap model desa tangguh berbasis teknologi ini bisa direplikasi ke seluruh wilayah di Indonesia,” harap Alfan.
Redaktur : Budiyanto












