Kabupaten Sukabumi

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Jalan Provinsi Tertutup Pohon Tumbang dan Sembila Rumah Rusak

×

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Jalan Provinsi Tertutup Pohon Tumbang dan Sembila Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini

INILAHSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Sukabumi pada Rabu (24/12/2025) sore hingga malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah kejadian darurat, mulai dari pohon tumbang yang menutup jalan provinsi hingga kerusakan rumah warga.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Sukabumi mencatat, dua kecamatan terdampak cukup signifikan, yakni Kecamatan Sagaranten dan Kecamatan Gegerbitung.

Petugas Pusdalops PB Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan di Kecamatan Sagaranten terjadi pohon tumbang yang menutup total ruas jalan provinsi. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB di Kampung Puncak Batu Werkip RT 009/RW 002, Desa Puncak Manis.

“Pohon trembesi berukuran besar tumbang akibat hujan deras dan terpaan angin kencang. Pohon roboh tepat ke badan jalan sehingga menutup total akses jalan provinsi dan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga,” ujar Daeng.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait langsung melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk mengantisipasi kemacetan serta potensi bahaya lanjutan.

Sementara itu, di Kecamatan Gegerbitung, hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi sejak pukul 16.15 WIB mengakibatkan sembilan unit rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Selain itu, satu unit rumah dilaporkan tertimpa pohon pete, dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian depan atau kanopi hingga ambruk.

Informasi yang dihimpun, wilayah terdampak berada di tiga kampung, yakni Kampung Cipari RT 013/RW 004, Kampung Cisayang RT 019/RW 005, dan Kampung Cibatengkok RT 008/RW 003, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung.

Meski kerusakan tergolong cukup parah, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak sembilan kepala keluarga dengan puluhan jiwa terdampak, di antaranya keluarga Wira, Wadin, Kamaludin, Leni, Rahmat, Dede Nugraha, Pudin, Abdurahman, dan Epon.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Sukabumi masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

“Kami memastikan Pusdalops Kabupaten Sukabumi tetap siaga 24 jam dengan melakukan pemantauan wilayah melalui laporan P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, radio komunikasi, serta aplikasi InaRISK dan InaSAFE BNPB,” pungkas Eki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *