Kabupaten Sukabumi

Longsor di Simpenan Sukabumi Lumpuhkan Akses Jalan Warga

×

Longsor di Simpenan Sukabumi Lumpuhkan Akses Jalan Warga

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI: Nampak alat berat sedang mengevakuasi material longsor yang menutupi jalan Bagbagan-Mekarsih di Simpenan Sukabumi, Sabtu (10/1/2026). Sumber Foto: Istimewa
EVAKUASI: Nampak alat berat sedang mengevakuasi material longsor yang menutupi jalan Bagbagan-Mekarsih di Simpenan Sukabumi, Sabtu (10/1/2026). Sumber Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – Longsor tebing setinggi sekitar 30 meter di Kampung Cipicung RT 10 RW 03, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Material tanah dan bebatuan menutup total Jalan Bagbagan-Mekarasih pada Sabtu (10/1/2026) pagi.

Akibat longsor tersebut, akses utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Simpenan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas warga, termasuk distribusi barang dan mobilitas menuju pusat ekonomi, sempat terhenti.

Penutupan jalan menyebabkan antrean kendaraan dari kedua arah dan memaksa warga mencari jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh. Kondisi ini juga berdampak pada keterlambatan aktivitas kerja, pendidikan, dan layanan masyarakat.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.

“Material longsoran menutup badan jalan secara keseluruhan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Dampaknya cukup terasa bagi warga karena jalur ini merupakan akses utama,” ujar Dandi, dikutip dari sukabumiupdate.com, Sabtu (10/1/2026).

Selain mengganggu arus lalu lintas, longsor juga meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan, terutama bagi warga yang nekat melintas di sekitar area rawan pergerakan tanah.

Untuk memulihkan akses, petugas gabungan melakukan pembersihan material longsoran menggunakan alat berat jenis ekskavator. Alat berat tersebut didatangkan dari proyek irigasi terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Pembersihan sedang berlangsung agar aktivitas warga bisa kembali normal. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat waspada karena cuaca masih berpotensi hujan,” kata Dandi. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *