Kabupaten Sukabumi

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang di Darat Sukabumi Subuh Tadi, BMKG Ungkap Penyebabnya

×

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang di Darat Sukabumi Subuh Tadi, BMKG Ungkap Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Informasi BMKG gempa Magnitudo 3,4 di wilayah Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026). INILAHSUKABUMI.COM/INFO BMKG

INILAHSUKABUMI.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026) subuh.

Meski episenter berada di daratan Kecamatan Tegalbuleud, guncangan gempa dilaporkan tidak berdampak kerusakan bangunan.

​Gempa terjadi pada pukul 03:57 WIB.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di titik koordinat 7.41 Lintang Selatan (LS) dan 106.71 Bujur Timur (BT), atau sekitar 50 km arah selatan Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 26 kilometer.

​Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi episenter.

​”Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat,” jelas Hartanto dalam keterangan resminya.

​Dirasakan Warga

Hasil pemantauan menunjukkan getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dengan skala intensitas II MMI.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang tergantung tampak bergoyang.

​Namun, di lokasi episenter yakni wilayah Kecamatan Tegalbuleud, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, Noris, menyatakan tidak menerima laporan warga yang merasakan guncangan.

​”Saya sendiri tidak merasakan, juga sampai saat ini belum mendapatkan kabar ada warga yang merasakan,” kata Noris dikonfirmasi InilahSukabumi.com.

​Sementara itu, Rudi Imelda, seorang warga di Kecamatan Simpenan, membenarkan sempat merasakan getaran meski dalam skala kecil. “Ya merasakan, namun kecil,” ujar dia.

​Imbauan BMKG

Hingga laporan ini disusun, BMKG memastikan belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa ini.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 07.00 WIB, belum tercatat adanya aktivitas gempa susulan.

​Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG menegaskan agar masyarakat hanya memantau informasi kebencanaan melalui kanal resmi seperti situs BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau akun media sosial resmi BMKG guna menghindari penyebaran hoaks.

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *