Berita Utama

​Tebing 8 Meter Ambruk Timpa Rumah di Ciambar Sukabumi, Satu Keluarga Mengungsi

×

​Tebing 8 Meter Ambruk Timpa Rumah di Ciambar Sukabumi, Satu Keluarga Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Seorang petugas mengecek bangunan rumah yang tertimbun tanah longsor di Perumahan BMI 3 Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/5/2026). INILAHSUKABUMI.COM/DOK : P2BK CIAMBAR

INILAHSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana.

Sebuah rumah di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 3, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, hancur tertimbun longsor pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

​Tebing tanah setinggi 8 meter dengan panjang 10 meter yang berada tepat di pinggiran permukiman warga tiba-tiba ambruk.

Material tanah langsung menghantam bagian belakang rumah milik Firman (30), hingga mengakibatkan kerusakan fatal.

Baca juga : Tebing Setinggi 8 Meter Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Orang Meninggal Dunia

​Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supianto, menjelaskan bahwa material longsoran meluluhlantakkan area dapur dan kamar tidur. Tekanan tanah yang besar membuat dinding tembok tak kuat menahan beban hingga jebol.

​”Akibat kejadian tersebut, rumah dinyatakan mengalami rusak berat dan sudah tidak layak lagi untuk dihuni,” ujar Dedi saat dikonfirmasi InilahSukabumi.com melalui aplikasi perpesanan whatsapp, Kamis petang.

​Lima Nyawa Selamat dari Maut

​Meski bangunan mengalami kerusakan parah, Dedi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut. Lima orang penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum material tanah menutup ruangan.

​”Alhamdulillah, semua penghuni rumah yang berjumlah lima jiwa selamat. Saat ini, mereka sudah kami evakuasi dan mengungsi sementara ke kantor pemasaran BMI 3,” tambahnya.

​Kendala Evakuasi

​Hingga Kamis malam, proses pembersihan material masih berlangsung secara darurat. Tim di lapangan menghadapi kendala karena banyaknya barang berharga dan pakaian milik korban yang masih tertimbun di bawah tumpukan tanah dan puing tembok.

Baca juga : ​Rumah 3 Lantai di Cisaat Sukabumi Ambruk Bertahap, Warga Mengungsi

​Pihak P2BK Ciambar bersama unsur Forkopimcam, Pemdes Cibunarjaya, Tagana, Pramuka Peduli, dan warga setempat terus bahu-membahu di lokasi kejadian.

​”Fokus kami saat ini adalah penanganan darurat dan memastikan kebutuhan logistik pengungsi terpenuhi. Kami berharap bantuan segera tiba agar keluarga terdampak bisa mendapatkan hunian yang lebih aman,” pungkas Dedi.

​Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan di wilayah Sukabumi masih cukup tinggi yang berpotensi memicu bencana susulan di area rawan tebing.

Reporter : Idam

Redaktur : Budiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *